4 Metode Hacker dalam Meretas (Bobol) Website

4 Metode Utama Hacker dalam Meretas Website

Metode Hacker dalam Bobol Website – Popularitas dari hacker memang akhir-akhir ini terus meningkat dari waktu ke waktu. Hal tersebut tidak lepaskan dari kemampuannya dalam meretas sistem website yang tentunya sangat dilakukan. Sesuatu yang jelas tidak mungkin dilakukan oleh seseorang yang masih amatir apalagi pemula.

Kondisi tersebutlah yang kemudian membuat banyak orang ingin tahu lebih jauh tentang hacker ini.

Tidak terkecuali bagaimana cara para hacker tersebut berhasil meretas website tersebut, seperti bobol website kampus dll. Tentunya hal tersebut dilakukan dengan metode khusus. Metode yang pastinya akan membuat seorang hacker berhasil menembus sistem website yang memiliki pengamanan yang tidak mudah ditembus.

Bagi Anda yang belum tahu, berikut ini ada 4 metode utama hacker dalam membobol website.

Baca Juga Cara Hack Website Menggunakan Script Termux

4 Metode Hacker dalam Bobol Website

4 Metode Utama Hacker dalam Meretas Website

1. Metode Deface

Metode pertama yang seringkali digunakan oleh para hacker adalah dengan menggunakan metode deface web seperti yang satu ini. Seperti namanya, metode deface akan membuat tampilan wajah atau tampilan utama dari situs yang diretas akan hilang begitu saja.

Biasanya si hacker akan menggantinya dengan tampilan sesuai yang diinginkannya. Mulai dari tampilan dari organisasi tempat hacker tersebut bergabung hingga tampilan yang berisi pesan dari hacker.

Kebanyakan para hacker yang menggunakan metode deface ini memang untuk menyampaikan pesan yang diinginkan. Biasanya pesan tersebut berisi dengan ancaman hingga informasi rahasia yang memang sengaja ingin disebarkan oleh hacker tersebut.

Tidak heran apabila kemudian hacker yang menggunakan metode deface ini seringkali dikaitkan dengan kepentingan beberapa golongan untuk mencapai sesuatu.

Baca metode Deface Situs Website Metode XSS Dan SQL

2. Metode DNS Spoofing

Berikutnya adalah metode DNS Spoofing yang juga banyak digunakan oleh para hacker di luar sana. Mungkin bagi Anda yang tergolong masih awam akan sedikit asing dengan istilah DNS ini sendiri. Bagi Anda yang belum tahu, DNS sendiri adalah Domain Name System yang merupakan alamat dari sebuah situs.

Dengan adanya DNS ini maka Anda tidak menghafal IP Address untuk mengunjungi sebuah situs tapi juga cukup nama alamat dari situs tersebut.

Sedangkan untuk hacker yang menggunakan metode DNS spoofing adalah metode yang membelokkan arah dari situs yang diinginkan. Contohnya apabila ada seseorang yang ingin menuju situs A tapi kemudian dibelokan menuju ke situs B.

Apabila hal tersebut berhasil dilakukan maka si hacker akan mendapatkan berbagai informasi berharga dari si korban.

3. Metode SQL Injection

Metode SQl Injection ini sendiri bisa dibilang adalah metode hack yang sedang naik daun akhir-akhir ini. Untuk metode yang satu ini sendiri biasanya akan mengincar database dari sebuah sistem yang dimiliki situs tersebut.

Apabila database tersebut berhasil diretas maka si hacker tersebut berikutnya akan mengambil berbagai informasi berharga yang dimiliki oleh situs tersebut.

4. Metode DDOS Attack

Metode terakhir yang biasanya digunakan para hacker untuk meretas adalah dengan menggunakan metode DDOS Attack seperti yang satu ini. Untuk metode ini sendiri biasanya dilakukan dengan cara mengirimkan trafik yang sangat banyak hingga membanjiri situs tersebut.

Apabila hal tersebut sampai terjadi maka pastinya akan membuat situs tersebut akan down dan terpaksa melakukan maintenance. Pada proses tersebutlah kemudian si hacker bisa melancarkan serangan peretasannya kepada situs tersebut.

Baca Juga Cara Hack Website Menggunakan CMD Dengan Ampuh

Dengan semua penjelasan di atas pastinya membuat Anda jadi lebih paham metode yang digunakan para hacker untuk Bobol sebuah website maupun situs.

Dengan mengetahuinya maka pastinya akan menambah wawasan yang Anda miliki. Apalagi bagi Anda yang memang tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang dunia hacker.